Assalamualaikum, saya mau mencoba sharing tentang pengalaman menyusui anak ke-4 saya

Assalamualaikum, saya mau mencoba sharing tentang pengalaman menyusui anak ke-4 saya ya moms. Mohon maaf agak panjang.

Beberapa temen atau suster komen,"Ah udah anak ke-4 ini, pasti udah khatam lah ya pengalaman menyusui nya."

Ternyata tidak juga moms, bayi saya ini ketika pulang dari RS, BB nya turun cukup signifikan. Dari 3.040gr menjadi 2.600gr, lebih dari 10%. Walaupun kelihatan sedikit, tapi buat bayi lumayan banget dan menjadi perhatian DSA nya. Sehingga saya disarankan untuk menyusui langsung dan dibantu ASIP.

Kontrol hari ke-5, ternyata tidak ada kenaikan, malah turun menjadi 2.545gr. Jujur sih, saya waktu itu anggep remeh, saya menyusui langsung aja tanpa selingan ASIP. Faktor capek juga, karena lahiran SC ke-4 dan juga adaptasi dengan membagi perhatian dengan 3 kakak-kakaknya.

Sempet ngerasa down saat saya diomelin sama DSA karena ngga nurutin sarannya. Akhirnya DSA merujuk saya untuk konsul ke klinik laktasi di RS yang berbeda.

Dan saat itu juga pas cek bilirubin, ternyata yang tadinya 13 naik menjadi 21. Jaundice ABO inkompatibilitas, kuning karena beda golongan darah... saya golongan darah O dan bayi golongan darah B. Terpaksalah difototerapi selama 3 hari. Selama di RS, kenaikan BB menjadi 2.750gr, minum ASIP pake cupfeeder. Alhamdulillah, bilirubin turun menjadi 12.9.

Besok lusanya setelah keluar dari RS, saya kena demam berdarah. Bingunglah, karena kepikiran kalo musti nginep di RS, gimana bayi dan 3 kakaknya. Di rumah ngga ada ART/BS, ada nenek dan eyangnya tapi kasian kalo mereka jadi super repot. Alhamdulillah boleh rawat jalan sama dokternya dan tetap bisa menyusui, dengan syarat harus minum minimal 2liter/hari. Menyusui tetap aman karena saya cuma minum paracetamol untuk demamnya. Alhamdulillah, sembuh di hari ke-8.

Setelah itu saya menyusui seperti biasa. Terus terang saya denial dengan kondisi BB anak saya, tetap menganggap bahwa nanti juga bakal naik sendiri BB nya... Karena saya cukup yakin bahwa saya menyusui dengan benar, baik latch on, jam dan durasi menyusui. BAK dan BAB pun normal. Saya menganggap bayi perempuan tidak sekuat bayi laki2 menyusunya. Jadi masih menganggap semua wajar.

Sehingga pada saat bayi usia 1 bulan, tiba saat kontrol sekaligus imunisasi, BB bayi di angka 3.400gr. Saat diplot di growth chart, posisinya di garis orens persis, alias di ambang batas minimal. Dokter menyarankan segera konsul ke dokter laktasi. Karena kalau dibiarkan, bisa menyebabkan bayi gagal tumbuh di periode penting 3 bulan pertamanya. Hiks, sedih rasanya...

Besoknya saya konsul ke dokter laktasi di RS yang punya khusus klinik laktasi. Setelah dicek, ternyata bayi saya ada tounge tie posterior (bisa di-googling gambarnya). Yang menyebabkan kemampuan menyedot asinya tidak maksimal, sehingga kenaikan BB hanya sedikit.

Akhirnya saat itu juga kami setuju untuk tindakan insisi supaya bisa segera mengejar kenaikan BB. Antara tega ngga tega ngeliat proses insisinya, tapi ternyata cepet... 10 detik aja prosesnya, kemudian langsung saya susui. Berdarah sedikit, nangisnya juga cuma sebentar, alhamdulillah...

Setelah insisi, emang terasa beda daya hisap bayi dari sebelum di-insisi. Dan bayi lebih tenang ketika menyusui. Ohiya, pasca insisi diajarkan senam lidah untuk bayi yang harus dilakukan 5x sehari supaya toungue tie nya ngga muncul lagi.

Demikian sharing saya ya moms, semoga bayi saya bisa segera mengejar ketertinggalannya. Tetap semangat menyusui dan segera konsul jika ada yang dirasa tidak beres. Waspadai kenaikan BB bayi di 3 bulan pertama...

Setiap bayi unik dan memiliki kondisi yang berbeda-beda. Being mom is a never ending learning process.?

Reply to this thread

This site uses cookies and other tracking technologies to differentiate between individual computers, personalized service settings, analytical and statistical purposes, and customization of content and ad serving. This site may also contain third-party cookies. If you continue to use the site, we assume it matches the current settings, but you can change them at any time. More info here: Kebijakan Privasi dan Cookie