Bahaya penggunaan gurita pada bayi

ini kejadian pas terjadi pada anak saya juga ini.pas saya kontrol anak kedua ke DSA walah saya di marahi abis2an sama dokternya. gara2 anak saya pakai gurita.padahal udah ku pakein gurita yg gak ada tali2 nya itu. dijelasin bahayanya si gurita ini. Omg setelah itu gurita ne tak kukuti.

entah ini efek dari gurita atau bukan anak sy yg pertama punya masalah dengan pernafasanya(paru2). selain efek debu dan polusi udara saya fikir si gurita ini juga berpengaruh karena anak sy yg pertama dulu kenceng pakai banget pakai gurita di doble2 lagi.

gurita duduk manis saja deh di almari gak usah keluar.Oke

#Copas

Bayi Ternyata Tak Boleh Pakai Gurita. Apa Bahayanya? Kita simak yu sama-sama

  1. Sesak napas pada bayi bisa berakibat fatal — dari kerusakan otak hingga kematian
  2. Memakai gurita bayi yang terlalu ketat bisa menyebabkan bayi sesak napas

Bayi sering dipakaikan gurita mungkin karena orangtuanya cemas melihat perutnya yang besar. Besar kecilnya perut bayi ditentukan oleh ketebalan kulit, lemak di bawah kulit, dan otot perut yang berfungsi menahan daya dorong isi perut. Kulit bayi maupun lemak dan ototnya masih tipis karena belum tumbuh sempurna, sehingga belum mampu menahan gerak usus yang mendorong keluar. Ini yang menyebabkan perut bayi besar, kelihatan seperti kembung.

Ukuran perut bayi akan mengecil dengan sendirinya seiring tumbuh kembangnya ketika kulit dan lemak serta ototnya sudah menebal, karena perutnya sudah lebih sanggup untuk menahan daya dorong usus. Jadi, penampakan perutnya tak akan besar lagi kecuali kalau makannya memang banyak (menyusui).

Perut bayi juga bisa terlihat kembung karena ia menelan terlalu banyak udara, dan ini bukanlah hal yang harus dikhawatirkan berlebihan. Perut kembung bayi bisa disebabkan karena bayi menangis terlalu lama atau cara minum susu yang kurang betul. Dan juga bisa menyebabkan perut bayi kembung. Namun demikian, tidak ada satupun penelitian medis sampai saat ini yang mampu membuktikan bahwa penggunaan gurita bayi bisa mengecilkan perut untuk berbagai alasan di atas.

Di ibaratkan ibu hamil pake gurita bagaimana bu reaksinya?? Dan bayi pun sama, bayi cuma ga bisa bicara cuma bisa diem dan nangis. Jadi kita sebagai bundanya harus benar-benar peka sama buah hati kita ?

https://www.facebook.com/hashtag/copassource=feed_text&amp=;epa=HASHTAG

Reply to this thread

This site uses cookies and other tracking technologies to differentiate between individual computers, personalized service settings, analytical and statistical purposes, and customization of content and ad serving. This site may also contain third-party cookies. If you continue to use the site, we assume it matches the current settings, but you can change them at any time. More info here: Kebijakan Privasi dan Cookie