Kenali 7 Gejala Kolesterol Tinggi

Kolesterol dalam tubuh patut diwaspadai, karena bisa menumpuk dengan cepat dan Mengendap di Tubuh Anda tanpa disadari. Fakta yang lebih mengejutkan 7,9% Orang di dunia meninggal karena Kolesterol. Di Indonesia penderita penyakit Kolesterol mencapai 28%. Jika tidak segera diatasi, kolesterol tinggi dapat mengancam kesehatan hingga menyebabkan kematian. Beberapa penyakit akibat tingginya kolesterol, antara lain: Serangan Jantung, Stroke, dan Penyumbatan Pembuluh Darah

Meskipun tidak ada gejala khusus akibat tingginya kadar kolesterol dalam darah, Namun tubuh tetap memberikan indikator yang membuat Anda patut mewaspadainya. Hem, kira-kira apa sajakah gejala tubuh yang bisa menunjukkan bahwa kadar kolesterol kita tinggi? Daripada terlambat dan Terkena Penyakit Serius akibat kolesterol tinggi terlanjur menyerang, ada baiknya kita Lebih Peka terhadap perubahan dalam tubuh akibat tingginya kolesterol. 

Untuk itu, simak 7 gejala tubuh akibat kolesterol tinggi yang tidak disadari berikut ini:.

  1. Pusing atau kepala bagian belakang terasa berat harus diwaspadai, karena bisa jadi karena kolesterol tinggi. Kolesterol menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah di sekitar Otak dan kepala. Apabila dibiarkan, maka bisa berakibat Fatal, yaitu pecahnya pembuluh darah yang menyebabkan stroke.
  2. Warna Kuku berubah. Apakah Anda mengalaminya? Warna kuku yang tak biasanya bisa dicurigai akibat kolesterol tinggi. Terganggunya sirkulasi darah menyebabkan kuku tidak mendapat pasokan darah yang cukup sehingga akan terjadi perubahan yang bisa dikenali dengan mudah, yakni: Kuku menebal dan lebih lambat pertumbuhannya..
  3. Kram pada malam hari. Kram pada beberapa anggota tubuh akibat kolesterol tinggi bisa dirasakan saat malam hari setelah bangun tidur, yakni: kram pada kaki, tumit, telapak kaki dan lainnya. Rasa nyeri tersebut akan hilang dnegan sendirinya ketika Anda menggerakkan anggota tubuh.
  4. Mudah Mengantuk. Sering menguap terjadi akibat kurangnya pasokan oksigen ke otak. Sering mengantuk yang tidak wajar bisa jadi akibat penumpukan kolesterol yang menyumbat pembuluh darah sehingga pasokan oksigen ke otak tidak bisa optimal..
  5. Rasa Nyeri pada kaki. Kaki terasa nyeri bisa juga merupakan tanda kolesterol tinggi. Kolesterol menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah arteri sehingga aliran darah ke kaki terhambat.
  6. Pegal di tengkuk/pundak. Pundak dan tengkuk terasa pegal bisa jadi karena kurangnya pasokan oksigen dan darah ke area tersebut akibat penumpukan kolesterol. Oleh karena itu, segera waspadai dan lakukan upaya untuk mengatasinya.
  7. Kesemutan. Sering merasa kesemutan pada tangan, kaki atau bagian tubuh tertentu merupakan pertanda aliran darah tidak lancar sehingga ada syaraf yang tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup. Sebagian besar, penyebab aliran darah tidak lancar disebabkan oleh Kolesterol.

Reply to this thread

This site uses cookies and other tracking technologies to differentiate between individual computers, personalized service settings, analytical and statistical purposes, and customization of content and ad serving. This site may also contain third-party cookies. If you continue to use the site, we assume it matches the current settings, but you can change them at any time. More info here: Kebijakan Privasi dan Cookie