Minggu pagi, fresh from the oven...

Minggu pagi, fresh from the oven.. Suami dan anak2 bangun... Mereka langsung bilang hmmm Brioche.. Aq bilang bukan.. Mereka coba.. Lho ini memang brioche mommy, mommy kekeh bilang bukaaaann. Ini bloeder.. Suami tanya.. Bedanya apa?... Aq langsung berfikir keras.. Hmm apa yah? Hehe.. Secara bahan2nya sama.. Mereka juga butuh banyak butter, tapi mungkin bloeder ini cuma perlu banyak kuning telur.. Tapi brioche pun juga bisa di bikin dengan banyak kuning telur. Anyway bloeder or brioche, hanya sebuah nama. Bloeder dari belanda, brioche dari prancis.

And this is my bloeder, yg terinspirasi dari sebuah komen yang mengatakan kalau bloeder seorang chef terkenal Di Indonesia bapak Yongki kalau bikin bloeder juga menggunakan teknik pengocokan yang awal dan akhir. Awal menggunakan whisk, dan penyelesaian dengan hook. Dan penggunaan banyak kuning telur. Gw totally ga tau resep beliau, dan sebetulnya ga pernah dengar nama beliau sebelum temen gw mention ini. Tapi sekarang aq pingin banget tau resep2 beliau, hehe gimana caranya yah?..

Akhirnya this is my bloeder. Bloeder

8 kuning telur 125 gr gula pasir 500 gr tepung terigu 11 gr ragi 25 gr susu bubuk 150 ml susu segar 125 gr butter Garam

Chocolate untuk isian Susu cair untuk olesan Mesis/gula untuk hiasan atas roti

Cara membuat ;

  1. Campur yeast dengan susu suam2 kuku.
  2. Kocok kuning telur dan gula pasir sampai mengental dan berubah warna menjadi agak keputihan. Pake mixer biasa ajah.
  3. Campur susu bubuk dengan terigu dan garam. Masukan ke adonan kuning telur, kocok terus hingga tercampur rata.
  4. Ganti kocokan mixer dengan hook, masukan susu segar kocok/ uleni terus kemudian masukan butter, sebagian demi sebagian sambil terus di aduk/uleni. Terus di uleni sampai terlihat adonan membentuk helaian helaian.. Adonan akan terlihat kalis dan elastis.
  5. Pindahkan adonan ke mangkok yang telah di beri sedikit olesan butter. Diamkan hingga mengembang 2x lipat.. Saya cukup lama tuh sampe 3 jam an lebih. Mungkin karena suhu udara atau memang adonannya memerlukan waktu lama untuk proofing.
  6. Setelah itu tinju adonan.. Potong2 adonan masing2 kira2 60 gr, tergantung kertas mangkok yang akan di gunakan. Setelah bentuklah adonan dan isilah dengan chocolate atau apa saja terserah.. Kemudian taro ke dalam mangkok kertas. (Kalau belum mau di panggang bisa di masukan ke dalam kulkas tutup dengan plastik wrap sekedarnya saja) karena saya lakukan itu. Mau saya panggang minggu pagi.
  7. Diamkan adonan hingga mengembang bagus at least 2x lipat. di dalam kertas. Ini juga cukup lama, atau mungkin karena saya baru keluarin dari kulkas, jadi lebih dari 3 jam juga untuk bisa mengembang sempurna.
  8. Oleskan susu cair dan sprinkle dengan mesis/gula untuk hiasan.
  9. Panggang 160 derajat celcius, selama kurang lebih 30 menit.

From my kitchen to your kitchen, baking with love.

https://www.facebook.com/irmadona__tn__=%2CdCH-R-R&amp=;eid=ARBV5z5L9mWnxAUs3OLjZMq-GBdWFaX1ZSCjhSsB9jVj7D3kyYhWpCQ6oYYgE7Qw1z_kBX6rJXMyLqG2&hc_ref=ARTC8pQAZ0oSnC7qXvna6adhwEGAgvMZ2thdKKMMCSvR7SGwjTd32bg0gFbFJxgyhWM&fref=nf&hc_location=group

Reply to this thread

This site uses cookies and other tracking technologies to differentiate between individual computers, personalized service settings, analytical and statistical purposes, and customization of content and ad serving. This site may also contain third-party cookies. If you continue to use the site, we assume it matches the current settings, but you can change them at any time. More info here: Kebijakan Privasi dan Cookie