Waspada! Bahaya asap rokok bagi balita!

Bayi dan balita dikategorikan lebih beresiko terkena dampak buruk asap rokok bila dibanding orang dewasa karena saluran pernafasan mereka yang kecil dan system imun mereka yang masih berkembang. Saluran pernafasan yang kecil akan membuat si kecil bernafas lebih sering, dan itu membuat lebih sering menghisap asap rokok jika disekitarnya ada yang merokok.

Anak-anak yang lama terpapar asap dari perokok aktif dalam waktu yang cukup lama dapat mengalami beragam gangguan medis akut pada bagian organ pernafasan mereka terutama organ paru-paru termasuk: asma, bronhitis, infeksi telinga, kangker darah, batuk rejan, gangguan indra penciuman, meningitis, pneumonia, dan beragai gangguan medis lainya.

Jika orang tua merokok, upaya terpenting untuk melindungi si kecil dari bahaya asap rokok adalah berhenti merokok. Tindakan ini akan mengurangi peluang si kecil terpapar asap rokok secara signifikan, dan yang terpenting orang tua telah memberi contoh untuk tidak jadi perokok. Jika orang tua belum bisa berhenti merokok, atau ada anggota keluarga dekat yang masih merokok, upayakan untuk tidak merokok di dekat si kecil dan diruangan yang sering dipakai sikecil bermain. Hindari pula merokok di dalam mobil saat ada si kecil. Membuka jendela mobil saat merokok tidak akan menghilangkan bahaya asap rokok bagi si kecil

Semoga Bermanfaat Bunda/Ayah ^_^?

Reply to this thread

This site uses cookies and other tracking technologies to differentiate between individual computers, personalized service settings, analytical and statistical purposes, and customization of content and ad serving. This site may also contain third-party cookies. If you continue to use the site, we assume it matches the current settings, but you can change them at any time. More info here: Kebijakan Privasi dan Cookie